Ajaran Wahidiyah

Assalamualaikum Wr. Wb. Dalam kesempatan kali ini saya akan mencoba membahas tentang Ajaran Yang Terkandung Dalam Wahidiyah, . Berikut ini merupakan ajaran wahidiyah yang meliputi:

  • Lillah.
  • Billah.
  • Lirrasul.
  • Birrasul.
  • Yukti Kulla Dzii Haqqin Haqqoh.
  • Taqdimul Aham Fal Aham Tsummal Anfa' Fal Anfa.

LILLAH

Segala amal perbuatan apa saja, baik yang hubungan langsung kepada Allah dan Rasulnya SAW, maupun yang hubungan denga masyarakat, dengan sesama makhluk pada umumnya, baik yang wajib, yang sunnah atau yang wenang, asal bukan perbuatan yang merugikan atau bukan perbuatan yang tidak diridhoi Allah, melaksanakannya supaya disertai dengan niat dan tujuan untuk mengabdikan diri kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa dengan ikhlas tanpa pamrih!

  • LILLAHI TA'ALA!, LAA ILAAHA ILLALLOOH (tiada tempat mengabdi selain kepada Alloh).
  • WAMAA KHOLAQTUL JINNA WALINSA ILLAA LIYA'BUDUUN (dan tiadalah AKU menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-KU) Al Dzariyaat-56

BILLAH

Menyadari dan merasa senantiasa kapan dan dimanapun berada, bahwa segala sesuatu termasuk gerak-gerik dirinya lahir batin , adalah ALLAH tuhan maha pencipta, yang menciptakan dan menitahkannya. Jangan sekali-kali merasa lebih-lebih mengaku bahwa diri kita ini memiliki kekuatan atau kemampuan. LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAH (tiada daya dan kekuatan melainkan atas titah Allah - BILLAH)

LIRROSUL

Disamping niat mengabdikan diri / beribadah kepada Alloh - LILLAH seperti diatas, dalam segala tindakan dan perbuatan apa saja, asal bukan perbuatan yang tidak diridhoi Alloh, bukan perbuatan yang merugikan, supaya juga disertai niat mengikuti jejak tuntunan Rosululloh SAW. “YAA AYYUHAL-LADZIINA AAMANUU ATHII ‘ULLOOHA WA ATHII ‘UR-ROSUULA WALAA TUBTHILUU A'MAALAKUM“ (Hai orang-orang yang beriman (BILLAH), taatlah kepada Alloh (LILLAH) dan taatlah kepada Rosul (LIRROSUL), dan janganlah kamu merusakkan amal-amalmu sekalian (Muhammad 33)

BIRROSUL

Disamping sadar BILLAH seperti yang dijelaskan diatas, supaya juga menyadari dan merasa bahwa segala sesuatu termasuk gerak-gerik dirinya lahir batin (yang diridhoi Alloh) adalah sebab jasa Rosululloh SAW. “WAMAA ARSALNAAKA ILLA ROHMATAN LIL'AALAMIIN“ (Dan tiada Aku mengutus Engkau Muhammad melainkan rohmat bagi seluruh alam) Al Anbiya 107. Penerapan Lillah - Billah dan Lirrasul - Birrosul seperti diatas adalah merupakan realisasi dalam praktek hati dari dua kalimat syahadat “ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLOOH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR ROSUULULLOH

YUKTI KULLA DZII HAQQIN HAQQOH

Mengisi dan memenuhi segala bidang kewajiban. Melaksanakan kewajiban disegala bidang tanpa menuntut hak. Baik kewajiban-kewajiban terhadap Alloh wa Rosuulihi SAW, maupun kewajiban-kewajiban dalam hubungannya didalam masyarakat di segala bidang dan terhadap makhluk pada umumnya.

TAQDIMUL AHAM FAL AHAM TSUMMAL ANFA' FAL ANFA'

Didalam melaksanakan kewajiban-kewajiban tersebut supaya mendahulukan yang lebih penting (AHAMMU). Jika sama-sama pentingnya, supaya dipilih yang lebih besar manfaatnya (ANFA'U). Hal-hal yang berhubungan dengan ALLAH wa ROSUULIHI SAW. Terutama yang wajib, pada umumnya harus dipandang “ AHAMMU “ (lebih penting) dan hal-hal manfaatnya dirasakan juga oleh orang lain atau ummat dan masyarakat pada umumnya harus dipandang “ ANFA'U “ (lebih bermanfaat).

Demikianlah ajaran wahidiyah yang telah saya paparkan diatas semoga bermanfaat dan tidak terjadi kesalahpahaman, koreksi, kritik maupun saran sangat saya harapkan dan bisa langsung disampaikan langsung melalui kotak komentar dibawah artikel ini.

WABILLAHIT TAUFIQ WAL HIDAYAH, WAMINAR ROSULI SAW ASY-SYAFA’AH WAT TARBIYAH WAMIN GHOUTSI HADZA ZAMAN RA AN-NADHROH WAL BAROKAH WAL KAROMAH WASSALAMU ‘ALAIKUM WA ‘ALAIKUNNA WAROHMATULLOHI WA BAROKATUH.

Add comment


Security code
Refresh

http://www.a-rega.com

Alamat : Perum Cijingga Permai Blok C No. 10

Cikarang Selatan Bekasi. 17550

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tlp : +62856 9428 1989

Kirim Pesan